Halaman

Rabu, 08 Februari 2012

Lembaran baru di February.. (090212)



17 hari berlalu..kini aku merasa sdikit lebih tenang. Nyaris tyap hari ku lewati dengan genggaman tasbih di tangan,ketika dada ini mulai sesak mengingat masa kemarin aku hanya ingin menyebut asmaNya. Berdoa,bercerita pada Tuhan..berharap Tuhan akan beri keikhlasan itu kepdaku dengan segera. Karna aku lelah jika terus begini,sadar bahwa tanggung jwabku masih teramat banyak. Jalan ku masih panjang.
Ambil positif dari peristiwa kemarin..aku jadi lebih dekat dengan bundaku,ayah temand-temand dan tentunya Tuhan. Hidayah yang slama ini aku tunggu pun telah datang..penututp kepala yg sebenarnya wajib dikenakan tiap wanita di dunia ini. Kini dengan keyakinan yang mantap aku mengenakannya. Walau kdg lisan dan tingkahku belum bisa ku benahi.
Aku harus menata hatiku kembali Tuhan..
Dengan ditemani Ayah,bunda dan teman-temanku..
Walau masih dengan langkah yg terpincang..
But thanks God you give me any angel who I call “mother”
She is my really inspiration in my live..
You also give me the best leader who I call “father”
And finally you still give me the best friend..
God..
Now I just wanna calm and quite..
With their..

Kini aku tlah memaafkan dy Tuhan..karna ibuku pernah bilang,bahwa semua org itu berhak atas maaf. Tapi untuk bertemu dg dy knpa hingga skrg aku masih takut. Aku hanya belum bsa menatap wjah org yg prnah teramat kusayangi namun jg begitu menyakiti hati.
February semoga tak menjadi kelabu. Skrg aku hanya ingin mencintai dlu,krna untuk di cintai rsanya hati ini masih takut..
untuk yg sedang mencintai saya..trimakasih atas cintanya. Tapi maaf saya belum bisa membalasnya. Terlalu pagi untuk memulainya lagi. Saya hanya ingin di cintai oleh org yg rela mendedikasikan seluruh akhir hidupnya dengan saya. Seorang yang setia,bertanggung jawab dan tidak munafik.
Semua org berhak di maafkan dan bagi saya semua org jg berhak atas kesempatan kedua. Tuhan jika aku masih punya kesempatan kedua untuk di cintai maka aku ingin yg terbaik Tuhan,karna aku tak suka terlalu banyak jatuh cinta. Aku ingin jadi yg terakhir,bukan yg pertama atau pertengahan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar