Tiap orang pasti punya
tempat favorit dalam hidupnya bukan. Begitupun aku. Walau kini aku menetap di
Surabaya yang notabene kota metropolitan. Namun justru disini ku dapati tempat
terindah itu..berada di jauh pinggir kota Surabaya. Tempat terindah ke DUA
setelah sebuah pulau yang ku kunjungi beberapa bulan silam.
Bukan sebuah mall,plaza
ataupun tempat makan. Namun justru hamparan air yang ku senangi ditempat ini.
Melihat betapa luas laut itu setidaknya membuat otak ini terbuka lebar.
Seperti laut..ia yang
begitu luas,besar,dan tenang..
Walau kdg terjadi
badai,namun disana pula ku temui ketenangan itu..
Aku ingin sperti
laut,yang indah,yang menenangkan,yang tak prnah surut..
Begitu pula di dalam laut
itu semua berisi yang baik bukan??
Ikan yang indah,karang
yang kuat dan air yang menenangkan..
Sejelek apapun isi di
dalam laut itu,dia tetaplah diam..
Dia tetap menawan,dia
yang slalu pandai menyimpan hal di dalamnya..
Layaknya laut aku ingini
punyai pikiran seluas itu..
Apapun yang
terjadi..jadilah karang yang tak pernah rapuh oleh deburan ombak..
Ckuplah kita yang tau
tentang hati..tetaplah indah sperti ikan yang berwarna-warni itu
Tempat itu adalah sebuah
pantai yang terletak di satu-satunya ekowisata Surabaya. Terletak di ujung
hutan bakau Surabaya dengan beberapa gazebo di pinggir pantai yang slah satunya
berlantai 2,aku begitu menikmati tempat ini. Walau untuk kesana aku harus
berjalan menyusuri tambak yang begitu luas,namun semua itu sebanding dengan apa
yang kuterima.
Pertama kali aku kesana
dengan 2 orang sobat sperjuangan di kota ini. Harsono dan deni itulah namanya.
Aku bersyukur memiliki mereka..mereka yang slalu buatku tertawa,mereka yang
bantu aku bangkit dan mereka yang tunjukkan tempat terindah ini. Mungkin bagi
sebagian orang tempat ini terlihat biasa,namun bagiku ini cukup. Cukup untuk
membuatku tenang. Kemarin aku kesana dengan 2 sahabatku yang lain. Bertiga kita
kesana dan sesuai dugaanku sama sekali tak ada orang di sana. Yeyyy…justru ini
yang ku ingini..ketenangan yang utuh. Hanya kami bertiga.berteriak
sekeras-kerasnya,tertawa dan saling bercerita.
Aku bersyukur aku tak
pernah mengajak orang yang pernah ku sebut “pacar” kesini karna aku tak mau
punya kenangan dg pacar disini,kalo boleh sedikit ngawang yang ku ingini untuk
ku ajak kesini adalah suamiku nanti. Karna menurutku skrg kalo pacar itu tak da
jaminan dy yang nantinya akan serius ke qta,so buat apa aku harus membagi
tempat terindahku disini dengannya??yang ada nanti kalo ptus tempat itu hanya
akan berubah jadi tempat kenangan terindah yang harus ku hindari..ouw,emane…kalo
satu saat nanti punya pacar dan ngjak kesana,ya tinggal nolak ajalah. Silahkan
kesana sendirian aja,ak ogah de..
Aku hanya ingin di sini
dengan teman-temanku aja lah,,,karna teman itu untuk selamanya. Sedangkan
pacar??tak ada jaminan apapun darinya untuk hari esok. Bukan bermaksud sok suci
ato apa. Tapi sekarang ak lebih suka mkir gitu. Biarkan aku mempunyai tempat
indah itu hanya dengan teman-temanku. Itu sudah cukup membuatku bahagya. Karna
ketika hati dan fikiranku berada pada titik galaunya,tempat ini lah yang inginn
ku capai.
Melihat hamparan laut
yang membuat kita sadar,betapa kecilnya kita di mata Tuhan.. sadari semua
adalah milikNya dan kepadaNya pula kita akan kembali bukan?? Tubuh dan jiwa
yang sehat,paras yang cantik dan tampan,serta harta benda itu semua milikNya.
Kita hanyalah ciptaanNya. Kita hanya bisa memohon dan pada akhirnya Dia yang
menentukan.
Always believe..God always listening and
understanding..
Everytime and everywhere